Pantauan aziexp.blogspot..com, ambruknya atap sekolah itu menyisakan patahan rangka besi berbahan stainless yang menghujam ruangan kelas. Tak hanya itu, pecahan genteng juga terlihat masih berserakan di ruangan kelas. Upaya pembersihan sisa-sisa reruntuhan tampaknya terkendala oleh banyaknya batang besi stainless yang terdapat di dalam ruangan kelas. Akibat kondisi demikian, kegiatan belajar mengajar (KBM) hari ini pun diliburkan.
Azie (33), penjaga sekolah yang tinggal disalah satu ruangan sekolah menuturkan, peristiwa ambruknya atap sekolah itu berlangsung sekitar pukul 05.00. "Saat itu saya masih tidur, tiba-tiba terbangun oleh suara gemuruh. Awalnya saya pikir gempa, tapi setelah ke luar kamar ternyata atap sekolah yang ambruk," ujar Yuli, Selasa (15/1).
Dikatakan Yuli, padahal bangunan sekolah baru direhab Agustus 2009 dan tiga bulan setelahnya selesai direhab. "Saat kejadian memang tengah berlangsung hujan deras disertai angin kencang," ungkap Yuli.
Kepala SMPN 278 Kalideres, Nurul Huda enggan memberikan komentar terkait peristiwa ambruknya atap sekolah. Hanya saja, kata Nurul, pihaknya langsung meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. "Saya belum bisa kasih keterangan karena masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib. Kami sudah laporkan peristiwa ini ke Sudin Dikdas Jakarta Barat. Untuk siswa kami liburkan dan masuk kembali pada Rabu (16/1) mendatang," tandasnya.
Saya juga termasuk siswa smpn 278 yg duduk di kelas VIII-2
jangan lupa selalu berkunjung di b-log sayaTerima kasih atas kunjungan nya ..
Wasallam.. :)
0 komentar: